Manchester City Akan Dihukum Larangan Untuk Tampil di Liga Champions

Berita Bola Terkini – Manchester City Akan Dihukum Larangan Untuk Tampil di Liga Champions – Hukuman larangan untuk tampil di Liga Champions pada musim depan sedang dihadapkan kepada sang juara bertahan Premier League, yakni Manchester City. Namun ada beberapa pertanyaan yang mengganjal, yaitu apakah hukuman tersebut akan benar-benar dijatuhkan kepada The Citizens.

Financial Fair play (FFP) jelas adalah momok bagi klub raksasa kaya raya seperti Manchester City. Pada bulan Maret lalu, dikabarkan bahwa UEFA akan melakukan pergerakan berdasarkan informasi dari Der Spiegel, yang saat ini diyakini telah mendapatkan data dari organisasi Football Leaks.

Setelah lama menghilang, kasus Manchester City terhadap FFP kembali lagi menguak beberapa waktu lalu. Diklaim dari New York Times mengatakan bahwa pihak investigasi UEFA merekomendasi hukuman larangan untuk tampil di Liga Champions selama satu tahun kedepan.

Namun yang menjadi pertanyaannya adalah mengapa Manchester City harus dijatuhi hukuman tersebut jika di temukan dalam melanggar FFP? Dan apakah tim lain seperti The Reds Devil ataupun The Gunners akan bisa diuntungkan dari hukuman tersebut?

Kemungkinan The Citizens akan dijatuhi hukuman larangan untuk tampil di kompetisi Eropa terbilang cukup kecil, apalagi dengan sedikitnya waktu yang tersisa. Tetapi, seharusnya UEFA mesti segera mengambil tindakan untuk menyelesaikan kasus tersebut sebelum laga Kualifikasi Liga Champions yang akan digelar pada bulan Juni nanti.

Manchester City Akan Dihukum Larangan Untuk Tampil di Liga Champions

Dalam proses penjatuhan hukuman tersebut sebenarnya akan membutuhkan waktu yang lumayan cukup lama. Dan UEFA harus wajib memberikan kesempatan kepada The Citizens untuk mengajukan banding. Dengan ini, maka ada kemungkinan besar hukuman tersebut akan ditangguhkan.

Namun apabila semuanya benar-benar akan terjadi, maka Manchester City akan bakal berurusan dengan banyak hukuman. Dimana, salah satunya adalah larangan dalam bursa transfer musim panas mendatang.

Hal tersebut sama seperti Chelsea, Manchester City saat ini sedang tengah dipantau oleh sejumlah organisasi seperti FA dan FIFA. Mengenai pembelian pemain muda yang dianggap sebagai pelanggaran aturan yang bersifat illegal. The Blues, sementara ini, sedang berusaha untuk keluar dari jalur jeretan tersebut.

Pada saat ini pertanyaannya yaitu apakah ada tim yang sudah pernah merasakan hukuman yang sama? Dalam sejauh ini, masih hanya AC Milan yang pernah berada dalam kondisi dimana mereka terancam tampil di berbagai kompetisi Eropa akibat kasus FFA.

Masih teringat bagaimana AC Milan berupaya keras untuk tetap memperjuangkan haknya untuk tetap bermain di Liga Europa miusim 2018/19 ini. Pada akhirnya, perjuangan mereka membuahkan hasil positif. Sehigga AC Milan diperbolehkan turut serta di Liga Europa musim ini.

Namun beberapa syarat telah diberikan kepada skuat asuhan pelatih Gennaro Gattuso itu. Dimana, salah satunya yaitu mereka harus segera menyeimbangkan neraca keuangan mereka sebelum bulan Juni tahun 2021 mendatang.

Berita Bola Terlengkap Liga Inggris

Pada saat itu, AC Milan juga dikenakan hukuman pembatasan skuat yang bisa disertakan. Hukuman tersebut sendiri sudah pernah di rasakan oleh PSG, pada musim 2013/14 silam. Dan dalam sejauh ini, baru ada hukuman seperti ini yang pernah dirasakan oleh sejumlah klub besar Eropa.

Jika Manchester City benar-benar dihukum, sempat muncul wacana bahwa satu jatah tampil mereka bakal diserahkan kepada klub diluar posisi empat besar Premier League. Setan Merah disebut akan mengambil keuntungan dalam kondisi seperti ini.

Seperti yang diketahui, bahwa Premier League diperbolehkan untuk mengirimkan empat klub teratas untuk dapat bermain di Liga Champions pada musim berikutnya. Untuk Liga Champions musim 2019/20 nanti Manchester City akan ditemain oleh Liverpool, Tottenham Hotspurs dan Chelsea.

Dilihat dari urutan tersebut, maka The Gunners yang seharusnya pantas untuk mendapatkan jatah yang dimiliki Manchester City. Namun jika mereka berhasil memenangkan Liga Europa, maka jatah itu akan jatuh ke tangan Manchester United yang saat ini finis di peringkat ke-6 klasemen.

Jika dilihat dari situasi tersebut sepertinya itu tidak akan terjadi. Goal Internasional yakin bahwa situasi itu tidak akan mudah untuk menjadi nyata dan dianggap sebagai fantasi belaka